Apakah Tuhanmu marah jika kamu tidak beribadah?

Sebagai seorang muslim, ibadah merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Begitu intensifnya ibadah bagi seorang muslim, sehingga tidak mengherankan jika beberapa kalangan non-muslim kadang melontarkan pertanyaan seperti ”Apakah tuhanmu marah jika kamu tidak beribadah?”. Tak jarang sebagain muslim cukup gagap ketika harus dihadapkan dengan pertanyaan seperti itu. Uraian berikut ini mencoba menjawabnya.

Jika kita telaah lebih dalam, sesungguhnya pertanyaan seperti itu mengandung sebuah miskonsepsi. Penanya rupanya tidak menyadari bahwa sesungguhnya Tuhannya adalah sama dengan Tuhan orang yang ditanya. Tidak ada perbedaan sifat Tuhan antara satu orang dengan yang lain.

Sehingga pertanyaan tersebut perlu diluruskan menjadi ”Apakah Tuhan marah jika kita tidak beribadah kepada-Nya?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada beberapa prinsip yang perlu dipahami.

Pertama, dalam pandangan seorang muslim Tuhan tidak membutuhkan ibadah dari seorang makhluk-pun. Bahkan kekuasaan Tuhan tidak akan sedikitpun berkurang seandainya seluruh umat manusia di permukaan bumi ini ingkar terhadap-Nya.

Kedua, dalam pandangan seorang muslim ibadah adalah sebuah konsekuensi atas kedudukan manusia sebagai makhluk terhadap penciptanya. Karena kemaha-adilan Tuhan, maka Tuhan memberikan pahala (reward) kepada setiap manusia yang beribadah kepada-Nya. Sebaliknya, setiap manusia yang menolak untuk beribadah berarti ia telah mengingkari statusnya sebagai seorang mahkluk. Maka sangat logis jika makhluk semacam ini mendapatkan hukuman (punishment) semata-mata sebagai wujud kemaha-adilan Tuhan.

Ketiga, pengertian kemarahan Tuhan tidak bisa disamakan dengan kemarahan manusia. Kemarahan Tuhan bukan karena motivasi dendam atau wujud sifat temperamental/pemarah  seperti yang dimiliki manusia. Kemarahan Tuhan adalah bentuk ilustrasi besarnya konsekuensi hukuman Tuhan terhadap keingkaran seorang makhluk.

Kelima, ada beberapa tingkatan interaksi antara seorang muslim dengan Tuhan. Sebagian muslim beribadah karena motivasi mendapatkan pahala. Sebagian muslim yang lain beribadah karena ketakutan mereka terhadap hukuman Tuhan. Ada juga sebagian muslim yang beribadah sebagai ungkapan rasa syukur (terima-kasih) mereka terhadap Tuhan serta mengharapkan limpahan kasih-sayangNya. Yang manapun motivasi yang dipilih oleh seorang muslim dalam beribadah, Tuhan akan menerima ibadah tersebut. Inilah keagungan konsep ibadah dalam Islam.

Dengan berdasar pada prinsip-prinsip tersebut maka jika manusia tidak beribadah kepada Tuhan sudah seharusnya mendapatkan hukuman, karena ia telah ingkar dengan kedudukannya sebagai manusia. Namun semakin tinggi kulitas keimanan seseorang, ia melihat ibadah bukan semata-mata sebagai kewajiban atau beban namun telah menjadi kebutuhan dan kenikmatan.

Di mata seorang muslim, ibadah juga tidak terbatas prosesi ritual, namun juga melingkupi semua aktivitas yang didasari niat ibadah. Mulai dari sekedar senyum dan menyingkirkan duri di jalan hingga berjuang di medan peperangan, bagi seorang muslim semuanya bisa bermakna ibadah.

Namun kalaupun jawaban ini terlalu panjang untuk dimengerti si penanya, maka jawaban yang lebih singkat adalah: “Seandainya Tuhan memiliki sifat pemarah seperti yang dibayangkan si penanya, maka mestinya Tuhan akan menghukum si penanya terlebih dulu sebelum menghukum yang ditanya”.

Bersyukurlah, Tuhan begitu pengasih dan penyayang, sehingga mereka yang ingkar pun tidak disegerakan hukumannya. Mereka diberi kesempatan untuk merenungi dan memperbaiki kesalahan serta memohon ampun atas kesesatan mereka. Apakah mereka akan memanfaatkan kesempatan berharga ini, ataukah mengabaikannya? Semuanya diserahkan kepada manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s